Alat-alat Gambar Beserta Alat Bantunya

Gambar
A. PENSIL a. Karakteristik 1. Lunak Untuk jenis pensil ini biasanya memiliki kode dengan huruf B, seperti 2B, 3B, 4B, 5B, 6B, dan 7B. semakin angka maka semakin lunak dan semakin pekat goresan yang dihasilkan. *B=Black 2. Sedang Jenis pensil ini tidak teralau keras dan tida begitu lunak, biasanya pensil jenis ini ditandai dengan huruf dan angka seperti H, HB, F, 2H dan 3H. *B=black, HB= Half black, H= hard, F= firm 3. Keras Pensil dengan kepadatan yang keras, biasanya digunakan untuk membuat sketch bangunan karena memiliki efek warna yang tidak begitu gelap bahkan cenderung berwarna abu-abu. Jenis ini biasanya ditandai dengan kode huruf dan angka 4H, 5H, 6H, 7H,8H, 9H. *H=Hard . Untuk fungsi nya sendiri dalam menggabar, pensil dengan tingkat ketebalan rendah seperti H, B, HB, dan 2B lebih sering digunakan untuk membuat sktesa awal atau gambar rancang.  Untuk pensil dengan ketebalan sedang seperti 3B, 4B, dan 5B digunakan untuk membuat outline dan arsiran. Untuk pensil d...

Contoh Menulis Opini

Akar Lahirnya Pancasila, di Mulai pada Diri Sendiri


Oleh   : Rismadin Rasid

Email : lakunu50@gmail.com


  Perlu di ketahui bahwa dari berbagai masalah sebuah bangsa yang mengalami sebuah bentuk tekanan atau paksaan dari berbagai pihak lain seperti tekanan dari negara-negara asing baik sifatnya dari luar maupun dari dalam sebuah bangsa yang tidak mampu membuat keputusannya tidak mampu membuat kebijakan yang berkaitan dengan program ekonomi, budaya, sosial, dan lain sebagainya. Dari semua masalah itu maka bangsa itu bisa di sebut bangsa yang tidak merdeka. 

  Seiring berjalannya waktu kecintaan kita terhadap negara ini seharusnya semakin bertambah akan tetapi jika kita lihat bersama-sama pengorbanan para pahlawan terdahulu telah mulai kita lupakan. Para generasi penerus bangsa selalu tutup mata dan telinga terhadap keadaan negaranya tidak mau bergerak untuk menjaga keutuhan bersama baik melawan pihak dari luar negeri maupun dalam negeri yang bertujuan merusak nilai luhur bangsa ini. Memang kemerdekaan secara nyata telah kita raih akan tetapi di lihat dari sisi yang lain kemerdekaan secara ekonomi, budaya, dan sosial masih harus tetap kita perjuangan. Kemerdekaan itu bukan sesuatu yang mudah untuk di berikan, kemerdekaan itu adalah sesuatu yang harus kita jaga, seperti contoh para pendiri bangsa yang telah rela mati mengorbankan jiwa dan raga dalam merebut kemerdekaan dari tangan penjajah. 


Teguh Pendirian pada Pancasila

  Pancasila itu sebenarnya falsafah kebahagiaan dalam hidup berbangsa. Ketika para pendiri bangsa melakukan pertemuan di Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) mereka menemukan titik terang untuk apa tujuan dalam pembuatan negara ini. Tujuan dalam pembentukan negara ini tentunya  untuk mendapatkan kebahagiaan bersama, mimpi dalam pembuatan Pancasila agar kita bisa tetap hidup bahagia bersama dengan mencintai siapa pun tanpa pandang bulu. 

  Secara sosiologi manusia itu cenderung mengembangkan kasih sayang terutama mengutamakan simbol identitas pancasila. Jika generasi penerus bangsa di tanamkan jiwa pancasila maka akan terjadinya ikatan yang sangat kuat dari keragaman Indonesia bahkan bisa diikat bersama oleh satu sama lain. 

  Keragaman dengan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan seperti semangat persatuan generasi muda bahkan lapisan-lapisan sosial kompleks yang terikat oleh semangat keadilan sosial. Jadi lima sila pancasila itu menggambarkan keragaman seluruh indonesia yang diikat oleh semangat pancasila dari titik tengah pancasila itu seperti gotong royong atau bisa di sebut seperti kearifan-kearifan lokal di nusantara. Sebagai dasar negara Indonesia tentunya mempunyai pancasila yang merupakan pengatur penyelenggaraan aparatur negara di lain sisi sebagai ideologi yang terkandung nilai-nilai penting. Nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila mempunyai tingkatan tersendiri dari nilai dasar, nilai instrumental, dan nilai praktik.


Kesadaran Diri dengan Pancasila

  Kita perlu sadar diri terhadap  perjuangan pahlawan Indonesia, Jika di lihat mereka mempunyai peranan penting dalam perebutan hak pribumi. Dengan kesadaran diri kita dapat mengenang jasa para pahlawan yang tak pernah kenal lelah, tak pernah kenal susah, dan tak pernah kenal pasrah. Baik dari segi harta, hidup, dan maupun keadaan. 

  Dalam menyejahterakan kehidupan bangsa para pahlawan harus mengorbankan kehidupannya, mengorbankan waktu, dan bahkan mengorbankan tenaga. Mereka mempunyai ketulusan untuk memberikan hal-hal positif yang cukup berharga bagi kepentingan bersama sehingga menjadi panutan untuk kita. Mereka rela mempertaruhkan hidup demi negaranya jadi  untuk sekarang ini seharusnya kita wajib banyak bersyukur dan selalu mengenang jasa para pahlawan, bukan hanya sekadar sebatas tahu saja. 

  Oleh karena itu Indonesia butuh calon penerus bangsa yang ideal yang mau terus berjuang, terus berusaha, dan terus mencoba. Seharusnya kita malu melihat para pejuang terdahulu yang tidak pantang menyerah, mereka yang rela berbakti pada ibu pertiwi sampai titik darah penghabisan maka dari itu mari kita sekarang berbondong-bondong untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi. 

  Adanya pancasila yang berperan penting dalam kesadaran pada diri dan mempunyai peranan pentingnya dalam pedoman untuk masyarakat sekitar entah dalam hal berperilaku di kehidupan masyarakat, berbangsa, dan bernegara  maka kehidupan dalam bermasyarakat akan lebih baik karena pancasila adalah pandangan hidup yang sangat jelas. 

  Pancasila itu merupakan alat pemersatu bangsa dari perbedaan ras, etnis, agama, suku, dan budaya. Berikut ini merupakan makna dan arti pancasila, yaitu: 

1. Ketuhanan yang Maha Esa

  Sila pertama ini bermakna warga negara Indonesia percaya, yakin, dan bertakwa pada Tuhan di mana saling hormat satu sama lain dan mempunyai rasa toleransi tinggi.

2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

  Sila kedua ini bermakna semua warga negara memiliki derajat yang sama. Saling merangkul bekerja sama apa yang seharusnya menjadi hak nya. 

3. Persatuan Indonesia

  Sila ketiga ini bermakna kita di tuntut untuk bersatu mengutamakan kepentingan negara bagi seluruh warga Indonesia tanpa kecuali. 

4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Khidmat dan Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan

  Sila keempat ini bermakna untuk menghargai setiap perbedaan pendapat tanpa memaksakan kehendak terhadap orang lain. 

5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

  Sila kelima ini bermakna perbuatan baik untuk adil terhadap siapa pun tanpa pandang status sosial.

  Pancasila dapat mengarahkan masyarakat dalam berperilaku baik. Walau keberagaman dan perbedaan berbeda, kita tetaplah Indonesia yang dipersatukan oleh pancasila. Karena pancasila itu memberikan pandangan hidup, pedoman hidup, nilai luhur, perilaku, dan  norma sehingga dari keseluruhan keberagaman perbedaan dipersatukan oleh satu kesatuan yaitu, pancasila yang merupakan dasar negara Indonesia.



Postingan populer dari blog ini

Penjelasan Gerbang Logika

Teknologi Digital dan Hak Belajar Mahasiswa dalam Memerangi Covid-19

Alat-alat Gambar Beserta Alat Bantunya